Cara Menjadi Marketing Paling Mudah Untuk Pemula

Assalamu'alaikum...

Awalnya mau cerita sedikit nih tentang aku sedikit aja ya..tentang apa sih "Marketing" itu aku mengenal familiar kata itu ketika lulus SMK dan semenjak kerja di suatu perusahaan yang berhubungan banget sama dunia Marketing...hemm gimana gak familiar orang bergaulnya tiap hari duduk sebelah marketing...dari situlah aku belajar tentang Marketing, lebih tepatnya bukan belajar tapi terbiasa

Ok..pertama kasih tau dulu maksud dengan kata Marketing ->

~Marketing atau Market dalam bahasa inggris "pasar" .Marketing berarti Memasarkan atau lebih tepatnya orang yang memasarkan ini sih pasti sudah tau ya..semuanya..

Dengan arti kata itu seharusnya kita sudah tau apa yang di maksud menjadi seorang Marketing bukan?...nah tepat sekali kita menjadi orang yang memasarkan suatu produk entah apapun produk yang akan kita Pasarkan..oiya dipasarkan disini maksudnya bukan berarti selalu artinya menjual ya...

Beda antara Sales dan Marketing

~Sales /Penjualan = orang yang menjual

~Marketing/Market =orang yang memasarkan

Meskipun maknanya sama-sama menjual suatu produk tetap saja cakupannya berbeda,

Ketahuilah orang yang *Memasarkan* pastilah didalamnya melakukan Transaksi Penjualan

Sedangkan orang yang hanya *Menjual* belum tentu didalamnya ada kata Memasarkan jadi hanya melakukan penjualan saja..

Nah lain lagi dengan *Sales Marketing* ini artinya orang yang menjual pasti juga memasarkan... atau gabungan dari dua kata tersebut..

Okay lah..kita disini bukan untuk membahas tentang teori kata Marketing atau Sales...pastinya akan lebih panjang lagi sesinya..dan akan membuat bosan pastinya seperti kita belajar di bangku sekolah...hehe

Artikel ini ditulis khusus untuk yang menyukai instan instan saja bagi pemula, yang awam...banget sama dunia bisnis jangan khawatir ya...semua bisa kok jadi seorang Marketing bahkan menjadi Marketing yang handal...ciee

Baik itu usia muda, anak sekolah/pelajar, maupun yang sudah usia pasif seperti yang sudah pensiun misalnya...baik itu laki-laki ataupun perempuan ya..

Semua pasti bisa!

Seperti aku misalnya...(bukannya ingin menjadi diri sendiri buat contoh ya..hanya  ingin menambah semangat untuk yang pemula sekali ingin terjun atau mencoba didunia bisnis yang sangat mudah tapi kurang percaya diri..)

Aku seorang perempuan ya..dibilang muda masih muda aku hanya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

yang tidak memiliki pengetahuan tentang bisnis tapi karna keseharianku ditempat kerja yang bersosialisasi dengan Marketing dan menangani Administrasi Penjualan bisa dibilang begitu meskipun di Perusahaan kecil setidaknya sedikit bekal melekat dalam diriku dengan sendirinya,memang aku bukan seorang Marketing apa lagi Marketing handal ... tapi kalau mau mencoba 🤔why not...

_Semua akan menjadi mungkin jika kita selalu berusaha dan pantang menyerah_ pastinya selalu libatkan Tuhan yang maha kuasa ya..karna sekuat apapun usaha dan setinggi apapun keberhasilan kita jika kuasa tidak meridhoi semua akan hilang dengan sendirinya..

WaAllahu a'lam..

Kembali lagi ke topik pembahasan kita…

Menjadi Marketing untuk pemula sangatlah mudah jika ingin mencobanya yang penting sebelum kita mencoba awalnya sudah ada niat yang tertanam dalam hati kita untuk menjadi apa yang kita inginkan..dalam artian seperti apa kita "akan menjadi"

Kalau sudah ada niat,barulah kita coba praktekan perlahan dan lama-lama pasti akan terbiasa..in syaa Allah dengan seperti itu kita sudah menjadi seorang Marketing tanpa kita sadari..

Untuk yang pemula baik itu karyawan yang baru diposisi penjualan ataupun yang ingin mencoba berbisnis dengan cara menjual suatu produk, yuk simak artikel ini semoga bermanfaat...😊

Marketing bisa saja marketing baju , online shop produk apapun, marketing yang menawarkan jasa, apasaja deh...intinya yang menyangkut dengan kata memasarkan dan bertujuan agar terjual dan mendapat keuntungan finansial.

Cara menjadi Marketing yang pertama tentukan terlebih dahulu produk apa yang kita " habiskan" dalam artian habis karena dipasarkan dan "Terjual" / "Sold"

Kata itulah tujuan utama seorang Marketing dan sampai dihal yang final yaitu "Clossing" yeahh kalau sudah kata *Clossing* pasti rasanya lega gimana gitu...seperti kita mencapai titik finish pada lomba lari...(perumpamaan)

kalau sudah clossing kata yang kita ucap selamat yah...anda telah berhasil..

Senang bukan jika sudah berhasil..??

Itu artinya usaha kita tidak sia-sia meskipun berat rasanya kita berusaha saat itu untuk menjual produk tapi dengan usaha kita memasarkan akhirnya terjual juga😊😃

Dan kalau sudah berhasil menjual produk pastilah kita mendapatkan hasil dari penjualan/transaksi tersebut, itulah hasil atau hadiah yang kita dapat karena sudah berhasil memasarkan produk...😃

Kalau sudah seperti itu pasti rasanya ingin mengulangi clossing lagi clossing lagi dan lagi hingga tak terhingga waww itulah senangnya didunia marketing sehingga kita lupa kalau awalnya kita tidak ada pengalaman apapun untuk berjualan apalagi memasarkan kesana kemari tanpa ada rasa percaya diri...

Langkah- langkah menjadi Marketing bagi pemula :

1. Memilih produk yang akan dipasarkan


Memilih produk tentunya ini sebagai langkah awal ya..setelah niat menjadi seorang Marketing, pemilihan produk menentukan semangat awal kita dalam usaha bisnis penjualan.

Dalam memilih produk..

1.1 jika memang anda belum mengetahui atau belum terfikir sebelumnya produk apa yang hendak dijual..anda bisa ambil dari sisi yang paling mudah yaitu dengan passion anda atau hal yang anda sukai, seperti kalau misal anda seorang laki-laki anda bisa menjual keperluan laki-laki dan jika seorang perempuan anda bisa menjual keperluan perempuan, atau bisa saja anda ambil suatu produk yang berhubungan dengan era saat ini(perkembangan zaman)atau yang masih booming booming nya saat ini atau yang lagi ngehits saat ini. Banyak pilihan bukan..jadi jangan bingung menentukan produk yang akan dijual jika belum memiliki produk yang akan dijual.

1.2.Jika sudah memiliki produk yang akan dijual

Nah ini paling mudah karena kita sudah memiliki objek yang akan dijual ini biasanya pada seorang karyawan yang ada disuatu perusahaan yang terlibat dalam bagian pemasaran atau penjualan (sales/marketing)jadi apapun produknya sesuai tidak sesuai dengan pilihan kita ya itu lah yang kita pilih. Jadi jika kita ingin memilih produk jika status kita seorang karyawan seperti ini ya..awal-awal sebelum mendaftar kita sudah pertimbangkan terlebih dahulu karna ini yang menentukan semangat kita dalam memasarkan produk. Dan suka tidak suka dengan produk ini diharuskan menyukai produk ini karna ini lah yang akan kita pasarkan.

hal ini bukan juga terjadi pada seorang karyawan dalam perusahaan, bisa saja yang bukan karyawan pun ada yang sudah menyiapkan produk yang mau tidak mau harus menjualnya. Dan jika situasinya seperti poin ini maka-> tinggal kita pasarkan dan tidak perlu lagi susah susah memikirkan produk apa yang akan dijual. Mudah bukan dalam memilih produk...😉

2.Mengenali Produk


Kenali produk yang akan anda pasarkan terlebih dahulu sebelum mulai memasarkan , seperti ; manfaat produk, cara menggunakannya, spesifikasinya dll (bentuk fisik)selain itu untuk lebih mendalami dalam memasarkan bisa anda kenali kelebihan apa sih yang ada di produk ini nah ini lah point penting untuk menarik konsumen/atau orang yang akan menggunakan produk ini. Hal ini bisa anda dapatkan sendiri ya..karna ibarat andalah orang yang paling kenal dengan produk yang anda jual,jadi usahakan kenali dulu sebelum anda kenalkan kepada orang lain agar timbul rasa ingin tau dari orang tsb.

3.Menentukan Harga

Tentukan harga yang sesuai dari produk tersebut usahakan harga yang dipatok lebih murah dari pasaran tetapi sesuai dengan kualitas, karna sebagian orang

-> ada yang menilai jika harga murah itu barang / kualitasnya murahan dan sebaliknya bahkan ada juga yang tidak mementingkan kualitas yang penting harga sesuai budget dll

yang terpenting adalah jangan terlalu banyak ambil untungnya jika mau cepat terjual.

4.Melihat Pasar

Yang dimaksud disini adalah pangsa pasar disekitar dengan produk yang sama seberapa banyak sih produk tsb dijual, berapa banyak sih peminatnya,dan berapa sih harga yang sering terjual dengan produk yang sama disini anda bisa mengira-ngira patokan harga yang anda berikan sebelumnya jika memang ada perbedaan dari daya beli konsumen mungkin bisa dipertimbangkan harga yang pantas untuk produk ini...tanpa mengurangi takaran atau kualitas , yang pasti tetap utamakan kualitas dan kepercayaan pelanggan.

5.Menentukan Pasar

Seperti aktivitas didalam pasar ada penjual ada pembeli dan ada barang yang dibeli ,kalau tadi barang yang dibeli sudah dibahas, sekarang untuk pembelinya atau bagaimana sih kita menjual barang pada orang yang tepat?

Misal; kita menjual baju laki-laki dengan tema kental laki-laki tapi kita masuk ke ruang lingkup dimana disitu tempat biasa wanita jumpai, apalah yang terjadi?pastinya hanya melihat dan lewat saja karena yang biasa dilewati adalah ruang lingkup wanita,lain halnya jika yang dijual tsb adalah keperluan wanita setidaknya bukan hanya melihat tapi mendekati produk tersebut,disitulah kesempatan anda mengenalkan produk secara mendetail kepada calon pembeli.

6.Menawarkan produk


Setelah anda mendapati calon pembeli yang telah tertarik dan berhasil masuk dalam usaha anda , ini lah kesempatan yang sangat menentukan berhasil tidaknya anda memasarkan produk hingga terjual. Ini dilakukan saat calon pembeli menanyakan lebih detail akan produk anda hingga bertanya apa saja yang tersedia dan yang cocok untuknya, pastilah dibutuhkan saran dan jawaban anda untuknya pastikan anda menjawab dengan cara sebaik mungkin tanpa menghilangkan rasa tertariknya dengan terus berusaha agar dia ingin mengenal lebih dekat produk anda.

7.Mempertimbangkan penawaran

Dalam transaksi jual beli wajar saja jika ada penawaran yang diajukan dari calon pembeli, berapapun harga yang anda patok dalam produk pasti aja muncul penawaran, jangan dianggap serius hal ini terkadang penawaran diajukan hanya untuk mendapatkan harga yang paliing murah dari yang lain ketahuilah itu wajar bahkan kebanyakan keinginan pelanggan pasti "yang murah yang pasti kualitas bagus" 😁 jadi wajar ya...jangan terlalu kaku menanggapi hal ini, bisa jadi sikap anda mempengaruhi calon pembeli juga,jika pembeli sudah tidak suka dengan sikap anda terhadap penawaran yang diajukan bisa saja memilih beli di tempat lain dengan harga sama (bisa jadi karena memang harga pasaran segitu)

-> yakinkan kepada pembeli usahakan merespon dengan baik meskipun harga tsb.sudah pas dari keuntungan yang anda peroleh dengan ramah dan senyum pastinya…

Terkadang bisa juga pembeli menjadi yakin dan karena sudah mengenal produk dan menyukainya maka mau tidak mau jadi mau😀

8.Melayani pelanggan

"Pembeli adalah raja" ini adalah slogannya dimana mana pasti pembeli ingin diperlakukan baik karena ini yang akan memberikan kita keuntungan dari penjualan,maka sudah menjadi kewajiban penual untuk melakukan dengan baik kepada para pembeli entah siapapun latar belakang pembeli kita.

9.Menebarkan kesan dalam pemasaran

Didalam memasarkan calon pembeli pastinya memilih penjual yang terkesan dari luarnya terlebih dahulu sebelum mengenali produknya seperti misalnya ; berjualan makanan tetapi tempat sekitarnya kotor debu dan sampah berserakan pastilah akan mundur sang calon pembeli meskipun sudah sangat lapar sekalipun, jadi terkesan makanan yang dijual tersebut kotor padahal hanya tempatnya yang kotor tapi itu sangat mempengaruhi

Sama halnya seorang marketing dalam memasarkan sesuatu buatlah kesan diri anda lebih terkesan baik meskipun tidak dengan berlebihan dalam menampilkannya tetapi tetap nyaman bagi orang lain.

10.Menerima saran & masukan

Tidak ada salahnya jika anda menerima masukan dari pelanggan terhadap cara atau produk yang anda jual,bukan bermaksud untuk merubah cara pemasaran anda tapi untuk meningkatkan penjualan anda untuk masa selanjutnya,karena anda memasarkan produk untuk orang lain bukan untuk diri sendiri

Cukup sekian point-point yang dapat dibahas dari saya untuk yang baru ingin terjun ke dunia marketing mungkin masih ada banyak lagi hal-hal yang mungkin ditambahkan itu berasal dari diri anda sang pembaca terlebih lagi jika anda seorang marketing sejati atau bisa dibilang orang yang ahli dalam pemasaran,sejatinya jiwa marketing akan tumbuh dengan sendirinya jika anda berani memulai mengalahkan ego dan selalu percaya diri,so...kenapa malu untuk memulai

💪

Wassalamu'alaikum...



Previous
« Prev Post

Tidak ada komentar:

Posting Komentar